Efek Sanyo Honda Dan Aqua


Sudah menjadi hal yang biasa di daerah saya Temanggung, kalo masyarakatnya sering menyebut barang atau produk dengan merk pertama yang keluar dipasaran.

Contohnya orang-orang sering menyebut sepeda motor dengan nama Honda, padahal bisa saja merknya Yamaha atau Suzuki, atau orang sering menyebut pompa air dengan nama Sanyo, padahal bisa saja merknya lain.

Dan yang tak kalah populer adalah air mineral dalam kemasan, karena kebanyakan orang di deerah saya menyebutnya dengan Aqua, padahal belum tentu merknya aqua, karena bisa jadi merknya Total atau 2Tang.

Nama-nama tersebut sangat identik dengan sepeda motor, pompa air dan air mineral, seolah-olah tidak ada merk lain.

Sehingga apapun merknya kalo sepeda motor namanya tetap Honda, pompa air tetap namanya Sanyo dan air mineral namanya tetap Aqua.

Jadi tidak heran, meskipun kadang-kadang saya merasa heran, karena ada Honda yang merknya Yamaha.

Untung sepeda motor yang pertama kali keluar dipasaran dan terkenal di daerah saya tidak diberi merk Paidi.

Mungkin kalo merknya Paidi, setiap ada sepeda motor lewat Pak Lek saya pasti teriaknya awas minggir ono Paidi lewat, untuk mengingatkan anak-anak yang bermain dijalan.

Begitu juga kalo pompa air yang pertama terkenal diberi merk Bejo, mungkin Simbah saya akan bilang kae Bejone dipateni, ketika menyuruh untuk mematikan pompa air.

Dan lebih parah lagi kalo Aqua diberi merk Ciu, mungkin sekarang ini sudah banyak orang yang hobi dan gemar minum Ciu, termasuk saya.




16 komentar:

  1. Ya begitulah orang indonesia gampang termakan merk...kalau sudah nempel diotak sebuah merk yang lain dianggap sama contoh lain rinso

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selain rinso ada lagi mas, remason, hampir semua balsem gosok disebut remason kalo ditempat saya

      Hapus
  2. apalagi kalau jika Honda nya diganti nama dengan Janda Montok, pasti udah banyak pemuda yang menikah muda

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untung juga pompa air namanya bukan janda muda, kalo iya, sudah pasti banyak janda muda yang dimatiin

      Hapus
  3. Itu kebiasaan orang Indonesia lebih pasih menyebut merk dari pada menyebut nama yang dimaksud, tapi sama juga yang mendengar ya ngerti aja kan maksudnya
    cocok deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin karena sudah menjadi kebiasaan

      Hapus
  4. kalau sanyo ama aqua itu masih okelah soalnya 2 merk itu emang top dijamannya jadi smape sekarang orang-orang masih nyebut nama merknya. kalau motor baru aneh menurut saya, kenapa gak sebut motor aja biar umum sekalian. kasian merk lain jadikalah pamor sama honda. hehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo di daerah saya sudah umum orang menyebut sepeda motor dengan nama honda, jadi banyak tuh ada honda merknya Yamaha atau suzuki

      Hapus
  5. Mungkin itu yang disebuat dengan image barnding,, contohnya seperti itu yah,,, AQUA,, karena image brandingnya bagus,, maka orang akan terus ingat dengan nama tersebut....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selain itu Aqua juga merupakan merk yang pertama kali muncul, mungkin jika namanya Paijo, sampai sekarang akan tetap disebut Paijo

      Hapus
  6. Sama mas,pakdhe budhe, simbah, masih sering menyebut merk" itu...tapi untuk golongan muda sudah menyebut barang yg dimaksud sesuai dengan kaedahnya kog ckkk

    BalasHapus
    Balasan
    1. tapi banyak juga golongan muda yang masih menyebut seperti itu mas

      Hapus
  7. satu lagi mas kalo beli deterjen itu ngomongnya beli rinso. padahal yang di beli daia mas. hehehe
    efek generalisasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul mas padahal yang dibeli soklin tapi tetap saja bilangnya rinso

      Hapus
  8. pasta gigi juga kan odol itu merk. sampai sekarang beli pasta gigi di saya bilangnya odol

    BalasHapus
    Balasan
    1. Begitulah kalo merk pertama kali keluar pasti akan identik dengan barangnya

      Hapus

Efek Sanyo Honda Dan Aqua